Jangan Pernah Berhenti Berkarya dan Berinovasi

img

Peringatan Hakteknas ke-26 tahun 2021, bertempat  Ruang Heart of Borneo,

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Gubernur Kaltim  H Isran  Noor didampingi Kepala  Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kaltim Abdullah Sani, Kepala Diskominfo Kaltim HM Faisal, Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Kaltim H.Nazrin, mengikuti peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-26 tahun 2021,  yang dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo  melalui video conference, Selasa (10/8/2021)  

Isran  Noor  mengatakan ditengah pandemi Covid-19 saat ini, diharapakan dinas instansi dilingkup Pemprov Kaltim maupun kabupaten kota, dapat terus berkarya dan berinovasi dengan menghasilkan karya-karya atau produk  yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ditengah pandemi Covid-19 saat ini,   semuanya tidak boleh menyerah dengan keadaan. Semuanya harus terus bekerja keras menghasilkan karya dan produk yang dapat meningkatkan  perekonomian dan kesejahteraan  masyarakat. Jangan pernah berhenti  berkarya dengan selalu melaksanakan protokol kesehatan," kata Isran Noor usai mengikuti peringatan Hakteknas ke-26 tahun 2021, bertempat  Ruang Heart of Borneo, jembatan penghubung Kantor Gubernur Kaltim. 

Mantan Bupati Kutai Timur juga mengharapkan momentum peringatan haktenas ke-26 tahun 2021, dengan  tema Integrasi Riset untuk Indonesia Inovatif, diharapkan lembaga,dinas instansi  mampu meningkatkan daya saing, nilai tambah, keunggulan kreativitas, dan produktivitas menuju keberdayaan dan kemandirian masyarakat.

“Sejalan dengan visi berani untuk Kaltim berdaulat  dalam pengembangan sumber daya manusia yang berakhlak mulia dan berdaya saing, Pemprov  terus berupaya mendorong pengembangan inovasi dan riset, serta menumbuh kembangkan kesadaran pemerintah daerah dan masyarakat tentang perlunya budaya ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) dalam kehidupan sehari-hari,”tandas Isran Noor.

Sesuai arahan Presiden Jokowidodo, lanjut Isran, kita tidak boleh terus menerus menjadi konsumen teknologi, tetapi kita harus menjadi produsen teknologi dalam berbagai bidang, dengan menciptkan dan memanfaatkan teknologi yang dimiliki.

“Oleh karena itu, teruslah berinovasi dan berkreasi menciptakan karya-karya  dengan memanfaatkan era digital, sehingga  menjadi  kita sebagai produsen teknologi yang mandiri,”kata Isran.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Brin)  Laksana Tri Handoko megatakan Bangsa Indonesia memiliki unsur-unsur penting untuk menjadi negara maju, kekayaan sumber daya alamnya  sangat berlimpah, keragaman hayati dan keragaman budayanya sangat tinggi, disertai juga posisi geografis yang strategis, sumber daya manusia dengan populasi yang tinggi juga merupakan modal yang besar.

“Namun  semua potensi tersebut, harus terus didorong dengan berbagai inovasi berbarengan dengan penguasaan riset sebagai bagian untuk pertumbuhan perekonomian,” kata Laksana Tri Hadoko.(mar)